Selasa, 19 Juli 2011

STAB IN THE HEART - SURABAYA BERSATU

oi dengarkanlah suaraku
surabaya haruslah satu
jangan kau malah berseteru
perbedaan bukanlah tabu

yang lalu biarlah berlalu
masa depan yang kita tuju
misi kita telah laju
surabaya harus bersatu

surabaya bersatu 8x

oi dengarkanlah suaraku
coba kau kuak pikiranmu
menutup diri bukan gayaku
permusuhan kubuang jauh

yang lalu biarlah berlalu
beban jahat kita tak butuh
langkahkan kaki yakinlah slalu
surabaya harus bersatu

surabaya bersatu 7x

BLINGSATAN - BELIA

jelita, bangunlah jelita
gak usah merasa 
rasa tak berharga
bila cuma gitu aja
gak usah berduka
itu kan biasa

pagi akan menyinari
hari kan berseri seri
cari cari pacar lagi
hati kan kau buka lagi
kau cantik lagi, percaya diri, tersenyum lagi

belia, kau masih belia
untuk yang pertama
memang sedih juga
tak apa apa yang kau rasa
banyak yang merasa


pagi akan menyinari
hari kan berseri seri
cari cari pacar lagi
hati kan kau buka lagi
kau cantik lagi, percaya diri, tersenyum lagi

belia kau tetap jelita
jangan kau merasa ternoda
ini hanya tradisi belaka
belia kau tetap jelita

belia, belia, belia kau jelita 10x

D'GAMBLEZZ - THE ANTHEM

temanku yang baik hati
sudalah tak usah bersedih
esok hari kan lebih cerah
untuk kita jalan bersama

lupakan semua problema
janganlah melihat keblakang
cobalah berpikir kedepan
karne jalan masih panjang

jika kau sedih dan patah hati
bernyanyilah bersama kami
bila kau sedih dan luka dihati
nyanyi bersama d'gamblezz

AFTER SCHOOL - SEMANGAT HIDUPMU

kuberdiri disini menantang arus dunia
yang kan trus hidup dan kembali lagi
kulangkahkan kaki ini dengan percaya diri
kau membuat diriku melangkah dengan pasti

tak pernah seperti ini saat matahari yang terang
coba menghambat jalan dari hidupku

bangkitkan semua mimpi
yang tak ingin rupanya menjadi
sebuah semangat dihidupku

tegarlah temanku
hidup memang seperti ini
mari kita lawan dengan berani


SERINGAI - MENGADILI PRESEPSI

Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka!

Selamat datang di era kemunduran,
pikiran tertutup jadi andalan.
Praduga tumbuh tenteram,
menghakimi sepihak, sebar ketakutan.

Membakukan persepsi, bukan jadi jawaban
atau gagasan bijak.
Selangkah maju ke depan,
empat langkah ke belakang,
kita takkan beranjak.

Mereka, bermain Tuhan.
Merasa benar, menjajah nalar.
Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya.

Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka
Individu, individu merdeka!

Selamat tinggal, era kemajuan,
lupakan harapan dan kehidupan.
Menjauh dari akar masalah,
mendekatkan kepada kebodohan yang dipertahankan.

Privasi. Seni.
Siapa engkau yang menghakimi?
Masih banyak masalah, dan lebih krusial,
tidak bicara asal.

Mereka bermain Tuhan.
Merasa benar, menjajah nalar.
Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya.
Berikutnya….