hitam putihkan sebuah realita
mengadili sesuatu
atas dasar ego
mereduksi realita atas nama religi
fatamorgana kejayaan dan
kesucian
menuju pembaptisan yang tersesatkan
terlalu yakin hingga lupa
kendali
inilah paradigma yang mereka agungkan atas nama religi
tikam belati
untuk saudaramu
saling menginjak untuk sebuah eksistensi
ereksi ego atas
dasar religi ereksi nafsu melebihi nurani
saling menyebar propaganda
sesat
diatas mimbar saling menikam demi eksistensi atas dasar ego
ciptakan
ajaran baru dan tuhan baru
paradigma kebusukan moral
didasarkan
religi
siap menerkam sebuah perbedaan
karena ego kami adalah tuhan kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar